>
  • Happy Chinese New Year 2565" alt="Replace This Text With Your Featured Post 1 Description." />
  • INDOKASINO TEMPAT JUDINYA SEMUA KALANGAN" alt="Replace This Text With Your Featured Post 1 Description." />
  • PROMO BONUS CREDIT KEJUTAN INDOKASINO" title="This is featured post 2 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 2 Description." />
  • PROMO SPORTBOOK CASBACK 3%,5%,7%" title="This is featured post 3 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 3 Description." />
  • PROMO CREDIT GRATIS INDOKASINO" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
  • PROMO NATAL DAN TAHUN BARU" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
  • HOT promo coming soon in 2014" title="This is featured post 4 title"
  • HOT PROMO COMING SOON IN 2014" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
Selamat datang di blogspot indokasino tempat judinya semua kalangan
Showing posts with label jakarta. Show all posts
Showing posts with label jakarta. Show all posts

Monday, March 24, 2014

Dikepung 28 Polisi, 3 Maling Motor Berpistol di Cempaka Putih Tewas

Jakarta - Baku tembak terjadi antara tiga maling motor yang membawa 2 pistol dengan polisi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tiga pelaku kejahatan ini tewas setelah dikepung 28 polisi dalam peristiwa yang terjadi pukul 03.00 WIB itu.

"Mereka kabur ke arah perempatan Coca-cola dan petugas mengejarnya," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Taufik kepada detikcom, Selasa (25/3/2014). 

Saat kabur tiga pencuri motor ini menembaki polisi dengan dua senjata api rakitan berjenis Revolver. Mereka melepaskan 7 tembakan ke polisi. Polisi balas menembak. 

"Total ada 28 petugas yang melakukan pengejaran itu," kata Taufik. 

Akhirnya polisi melumpuhkan tiga pencuri motor bernama Mispan Ibrahim, Jhoni Iskandar dan Badri Jumroni tersebut. "Ketiganya tewas saat dibawa ke rumah sakit," katanya. 

Dari penyergapan ini polisi menyita dua buah senjata rakitan berjenis Revolver, beberapa sisa peluru, kunci T, kunci duplikat dan cairan kimia. "Cairan ini kalau disemprokan ke gembok, gemboknya bisa meleleh," katanya. 

Ketiga orang yang naik motor Beat itu berurusan dengan polisi karena mereka putar balik saat polisi menggelar razia rutin di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih. Polisi yang curiga langsung mengejarnya dan tak dinyana mereka justru kabur dan menembakkan timah panas. Dari sinilah polisi menyimpulkan bahwa mereka maling motor.

"Mereka naik motor bodong, enggak ada surat-suratnya," kata Taufik.

Keluarga Indra Surya Tanurisam WNI Penumpang MH370 Tolak ke Malaysia

Jakarta - Malaysia Airlines telah menawarkan agar keluarga korban pesawat MH370 untuk berangkat ke Malaysia. Namun tawaran itu ditolak keluarga Indra Surya Tanurisam, WNI penumpang MH370.

"Kita sudah ditawari tetapi belum mau berangkat kesana," ujar Iman Surya Tanurisam adik kandung korban ditemui di Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/3/2014).

Keluarga Indra masih menganggap informasi ditemukan puing pesawat tersebut masih simpang siur. Ia menilai akan sangat percuma kalau keluarga berangkat ke Malaysia.

"Percuma juga kita berangkat kesana, lebih baik ada bukti otentik, baru kita berangkat kesana," tuturnya.

Hal yang sama juga diutarakan Masman Tanurisam, kakak kandung dari Indra Suria Tanurisan. Ia mengaku belum mau datang ke Malaysia.

"Kami lebih memilih di sini, pihak Malaysia memang sudah meminta perwakilan 4 orang keluarga untuk ke Malaysia, atau 2 orang perwakilan ke Perth Australia untuk memastikan keberadaan jatuhnya pesawat," kata Masman

Menurutnya keluarga lebih memilih menunggu hasil atau bukti pasti dari Malaysia. Ia pun memilih memantau lewat media.

"Kalai belum ada bukti kuat, kami menunggu disini saja. Karena kan masih diduga, ada benda ditemukan, jadi belum ketemu, itu baru perhitungan. Kami lebih memilih mencari informasi dari media saja. Kalau dipastikan benar itu pesawat yang ditumpangi adik saya, kami baru mau bertolak ke Malaysia," ungkapnya.

Ini Lika Liku Maftuh Basyuni Lobi Keluarga Korban di Saudi Agar Maafkan Satinah


 
Jakarta - Kepala Satgas Penanganan WNI, Maftuh Basyuni terus berupaya agar Satinah bisa bebas dari hukuman mati awal April mendatang. Dia bolak balik melobi keluarga korban agar bersedia memaafkan Satinah.

"Saya 5 kali inclak inclik ke Riyadh. Satinah ini mula-mula sudah mau dieksekusi, ketika besok mau dipenggal malamnya Raja Saudi dapat surat dari Presiden SBY agar dapat ditangguhkan. Lalu disampaikan pada Gubernur Kasim dan ditangguhkan. Ini sempat diprotes keluarga korban," jelas Maftuh dalam jumpa pers di Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta, Senin (24/3/2014).

Satinah divonis atas kasus perampokan dan pembunuhan pada 2006 lalu. Kemudian, pemerintah berupaya melakukan lobi ke keluarga korban. Di Saudi, terpidana bisa dibebaskan asalkan ada pengampunan dari keluarga atau ahli waris korban.

"Lalu dianjurkan berunding, ternyata setelah Seminggu berunding bersedia memaafkan dengan diyat 15 juta riyal. Gubernur mengatakan kok besar sekali jangan istighlal atau mengambil keuntungan lalu turun jadi 10 juta riyal," urai Maftuh.

Kemudian, pada 11 Juni 2011 kembali dibuka perundingan. Saat itu diterima Gubernur Riyadh dan sempat ditanya pembayaran diyat.

"Pemerintah hanya memberi perlindungan, kalau diyat itu urusan pribadi dan keluarga. Kami sampaikan sesuai anjuran Raja 500 ribu Riyal. Lalu bertemu keluarga. Oleh kebijaksanaan gubernur disuruh direndahkan sampai akhirnya pada Desember 2011 turun lagi mereka jadi 7 juta riyal, kami naik dari 500 ribu riyal jadi 4 juta riyal," urai dia.

Kesepakatan belum juga terapai. Maftuh terus berupaya melakukan lobi. Pada 14 Juni 2013 dia kembali ke Jeddah menemui kawannya, dan kemudian bertemu gubernur dan tokoh-tokoh di Saudi.

"Akhirnya kami dipertemukan keluarga korban, awalnya mereka masih sangar kurang ramah. Akhirnya setelah lama-lama mereka ramah juga. Yang kita berat itu tetangga-tetangg mereka manas-manasi," jelasnya.

"Kami atas usaha Dubes kita mendapat lawyer yang sangat baik dan sangat kooperatif. Jadi moratorium itu berpengaruh dan membantu kita untuk berhubungan dengan keluarga korban," tutup Maftuh.

Friday, March 21, 2014

Fahira Idris: Jakarta Belum Ramah terhadap Perempuan

Ilustrasi (Foto:Okezone)















JAKARTA - Pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan semakin marak di Jakarta. Bahkan tak jarang  pelecehan terjadi di ruang-ruang publik dan fasilitas umum ibu kota.

Aktivis perempuan yang juga Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta, Fahira Idris, mengatakan Pemprov DKI belum memiliki kebijakan spesifik untuk menjadikan kotanya ramah terhadap kaum hawa. Dia mencontohkan fasilitas transportasi hingga ruang-ruang publik, mulai dari trotoar, taman, halte, terminal, mal, sampai fasilitas toilet, yang belum memberi kenyamanan kepada perempuan.

“Coba cek, berapa banyak mal atau kantor di Jakarta yang punya lift tembus pandang. Kebanyakan tertutup dan ini rentan terjadinya tindak kejahatan kepada perempuan. Atau perhatikan toilet apakah sudah sesuai dengan untuk kebutuhan perempuan, baik jumlahnya maupun fasilitasnya. Perempuan itu biasanya membutuhklan waktu lebih lama dan tempat lebih luas dibanding laki-laki,” ujar Caleg DPD nomor urut 11 ini.

Fahira Idris juga melihat Jakarta masih luput memperhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya sangat dibutuhkan perempuan perkotaan. Menurut Putri mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris ini, sangat sedikit sudut jalan di Jakarta yang dibuat landai agar para ibu mudah menurunkan kereta bayinya.

"Atau semua bus kota di Jakarta pegangan tangannya sama ketinggiannya, padahal kebanyakan perempuan membutuhkan pegangan tangan yang lebih rendah,” ungkapnya.

Karena itu dia bertekad menjadikan Jakarta sebagai Kota Ramah Perempuan. Caranya dengan menjamin kenyamanan dan keamanan perempuan dalam melakukan aktivitas keseharian. 

“Perempuanlah yang mengantar anak ke sekolah, belanja ke pasar atau pusat perbelanjaan, mengajak anak bermain di taman, hingga harus bekerja terkadang sampai malam. Jadi perempuanlah yang paling sering menggunakan fasilitas publik, mulai dari angkutan umum, trotoar, hingga toilet. Jadi kenyaman dan keamanan perempuan harus dijamin jika Jakarta mau disebut kota yang ramah terhadap perempuan,” tutupnya.

Beredarnya Video Ical-Marcella Tak Pengaruhi Suara Golkar

(Foto: screenshot Youtube)














JAKARTA - Dilihat dari sudut pandang politik, tak ada yang istimewa darikeakraban antara calon Presiden dari Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan aktris Marcella Zalianty. Dia mengatakan jelang pemilu memang politikus dan artis, perlu menjalin kedekatan.

"Sebenarnya hubungan politikus dan artis itu biasa saja, terutama masa kampanye. Hubungan itu penting dibangun, mungkin saja untuk kampanye terbuka partai bersangkutan artis diundang sebagai bintang tamu," kata  pengamat politik Arya Fernandes saat berbincang dengan kami, Sabtu (22/3/2014).

Lebih lanjut Arya menambahkan, suara Partai Golkar tidak akan berpengaruh terkait beredarnya video Youtube Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang kedapatan pergi berlibur bersama aktris cantik Marcella Zalianty.

"Saya kita tidak terlalu pengaruh, sebab akses internet di pedesaan kecil. Saya kira enggak berpengaruh, karena videonya juga enggak ada apa-apanya,".

Sebelumnya sebuah video yang menampilkan Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, artis Marcella Zalianty, dan politikus Golkar Azis Syamsuddin sedang berlibur beredar di situs berbagi video, Youtube.
 
Video berjudul Azis Syamsudin dan Capres Golkar ARB menikmati Maldive Bersama Marcella dan Olivia Zalianty itu berdurasi 1 menit 33 detik, dan diunggah oleh akun ARB pada 19 Maret 2014. Hingga Jumat (21/3/2014) sekira pukul 4.30 WIB, video tersebut sudah dikunjungi 1.725 pengunjung Youtube.

Dalam video itu, terlihat wajah Azis, Marcella, dan Ical di dalam sebuah pesawat. Marcella tampak duduk sebaris dengan Ical.

Tuesday, March 18, 2014

Anggito Abimanyu Diperiksa KPK soal Korupsi Dana Haji

Dirjen PHU Kemenag Anggito Abimanyu (Foto: Runi Sari/Okezone)


















JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji di Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, terkait penyelidikan kasus penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. 

Dia akan dimintai keterangan ihwal dugaan terjadi korupsi dalam pengelolaan dana haji di Kementerian yang dipimpin Suryadharma Ali tersebut.

"Yang bersangkutan dipanggil dalam penyelidikan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Anggito datang ke KPK pukul 10.00 WIB. Tampil mengenakan kemeja batik kuning itu, ia terlihat menenteng sebuah map kuning bertuliskan laporan keuangan. "Iya (dipanggil)," kata Anggito.

Demi menggali bukti adanya penyimpangan dana haji, KPK sudah memeriksa anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Jazuli Juwaini. KPK juga membuka kemungkinan Suryadharma Ali akan dimintai keterangan.

Pengelolaan dana haji setiap tahun berhasil menghimpun dana bernilai puluhan triliun rupiah. Dari laporan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan pengelolaan dana haji pada 2010 saja berhasil menghimpun dana Rp 40 triliun ditambah bunga Rp1 triliun. 

Saturday, March 15, 2014

Iqbal Disiksa Dadang karena Ibunya Pacaran Lagi

Foto: Ilustrasi
JAKARTA - Dadang Supriatna (29) tega menganiaya balita bernama Iqbal Saputra (3,5) dengan menusuk korban menggunakan paku panas serta menggigit anggota tubuh korban.

Setelah diselidiki, motif Dadang melakukan penganiayaan terhadap balita tersebut lantaran kesal dengan ibu korban bernama Iis yang berselingkuh.

"Hasil pemeriksaan tersangka, sekira bulan Desember 2012 tersangka menculik korban (Iqbal Saputra) di wilayah Senen depan Atrium. Sebelumnya tersangka berpacaran dengan ibu korban yang berjualan es teh. Namun ternyata Iis mempunyai pria lagi sehingga sakit hati dan menculik anaknya," kata Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu (15/3/2014).

Lebih jauh, Rikwanto menambahkan, saat diculik Iqbal dijadikan pengemis di wilayah Jakarta. "Korban diajak untuk mengamen dan karena sering menangis, maka tersangka menganiaya korban dengan menggigit bagian tubuh, menendang, menusuk dengan paku yang telah dibakar, menggunting lidah, dan lain-lain," ungkapnya.

Thursday, March 13, 2014

Aksi Kriminal ABG Sudah Jadi Gaya Hidup





JAKARTA - Belakangan aksi kriminal yang dilakukan oleh remaja kian meresahkan. Kasus teranyar yaitu kasus penganiayaan terhadap tigaABG (Anak Baru Gede) di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala, menilai aksi kriminal yang dilakukan remaja tanpa segan-segan melukai, bahkan membunuh korban bukanlah hal baru di Ibu Kota.

"Soal kenakalan remaja sebenarnya ada situasi yang diulang-diulang dan berputar ke situ-situ saja seperti siklus," jelas Adrianus kepada Okezone, Kamis (13/3/2014).

Bahkan, Adrianus menganggap kenakalan remaja yang berujung pada tindakan kriminal sudah menjadi gaya hidup bagi mereka. "Saya mensinyalir ada semacam gaya hidup dalam kenakalan remaja. Sehingga, kalau ada yang tidak berbuat seperti itu dianggap tidak jantan dan bukan bagian dari kelompoknya," tegasnya.

Kemudian, aksi kriminal remaja selalu dilakukan secara berkelompok dengan berbagai motif seperti solidaritas, kompak, ingin nampang, membela teman dan sebagainya. "Mungkin bagi kita naif, tapi buat mereka itu penting," sambungnya.

Sementara, kepolisian kini tidak bisa tampil menjadi penumpas kejahatan. Mereka hanya bisa mengendalikan saja agar kenakalan remaja yang berbuntut aksi kriminal tidak bertumbuh cepat.

"Jadi upaya penangkapan hanya memberi pelajaran. Kalau untuk menghentikan itu tidak mungkin, yang penting polisi menjaga level toleransi untuk kenakalan remaja tidak sering terjadi," tuntasnya.

Sebelumnya, aksi kriminal yang dilakukan remaja menyebabkan seorang remaja bernama Mia Nurani yang meregang nyawa setelah terkena sabetan gir.

Ironisnya, pelaku adalah mantan kekasih berinisial A yang cemburu melihat mantannya berpacaran dengan pacar barunya berinisial SS. Hingga kini kepolisian baru berhasil menangkap enam pelaku yang diduga membantu A membunuh Mia, mereka adalah AHG (21), NP (16), IR (23), CY (19), dua pelaku berjenis kelamin perempuan PA (20) dan YH (19). 

Kasus serupa pun terjadi dan sempat menarik perhatian publik karena pembunuhan dilakukan oleh sepasang kekasih Ahmad Imam Al Hafid dan Assyifa Ramadhani. Mereka tega menghabisi nyawa  Ade Sara Angelina Suroto,dengan cara menyetrum dan disumpal koran. Tak hanya itu, setelah meninggal Ade pun dibuang begitu saja di Tol Bintara KM 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.