>
  • Happy Chinese New Year 2565" alt="Replace This Text With Your Featured Post 1 Description." />
  • INDOKASINO TEMPAT JUDINYA SEMUA KALANGAN" alt="Replace This Text With Your Featured Post 1 Description." />
  • PROMO BONUS CREDIT KEJUTAN INDOKASINO" title="This is featured post 2 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 2 Description." />
  • PROMO SPORTBOOK CASBACK 3%,5%,7%" title="This is featured post 3 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 3 Description." />
  • PROMO CREDIT GRATIS INDOKASINO" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
  • PROMO NATAL DAN TAHUN BARU" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
  • HOT promo coming soon in 2014" title="This is featured post 4 title"
  • HOT PROMO COMING SOON IN 2014" title="This is featured post 4 title" alt="Replace This Text With Your Featured Post 4 Description." />
Selamat datang di blogspot indokasino tempat judinya semua kalangan

Monday, March 24, 2014

iPhone 6 Usung Kamera 8 MP?

iPhone (Foto: Reuters)















Jajaran smartphone seperti Galaxy S5, Xperia Z2, dan Lumia 1020 memiliki kamera yang tidak bisa dipandang sebelah mata, dengan masing-masingnya 16 megapiksel (MP), 20,7 MP, dan 41 MP. Namun Apple dilaporkan akan tetap setia dengan kamera 8 megapiksel untuk iPhone terbaru.

Informasi ini diungkapkan oleh sumber Tech Radar, Senin (24/3/2014). Sumber itu mengatakan bahwa Apple akan tetap setia dengan kamera utama 8 MP untuk iPhone 6.

Resolusi 8 MP telah digunakan oleh Apple sejak meluncurkan iPhone pada 2011, dengan jajaran iPhone 4S, 5, 5S, dan 5C. Meski demikian, jumlah megapiksel disebut bukan satu-satunya tolak ukur untuk menilai kualitas kamera.

Karena itu, meski iPhone 6 hadir dengan kamera 8 MP, diprediksi akan menghasilkan kualitas yang lebih baik daripada iPhone 5S. Teknologi iSight Camera Apple dan sejumlah peningkatan performa lainnya dilaporkan akan membuat iPhone terbaru lebih baik.

Adapun iPhone 6 diprediksi meluncur pada semester kedua tahun ini. Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa smartphone ini akan memiliki layar lebih besar dan hadir dalam dua versi seperti skema peluncuran iPhone 5S dan iPhone 5C.

Ini Lika Liku Maftuh Basyuni Lobi Keluarga Korban di Saudi Agar Maafkan Satinah


 
Jakarta - Kepala Satgas Penanganan WNI, Maftuh Basyuni terus berupaya agar Satinah bisa bebas dari hukuman mati awal April mendatang. Dia bolak balik melobi keluarga korban agar bersedia memaafkan Satinah.

"Saya 5 kali inclak inclik ke Riyadh. Satinah ini mula-mula sudah mau dieksekusi, ketika besok mau dipenggal malamnya Raja Saudi dapat surat dari Presiden SBY agar dapat ditangguhkan. Lalu disampaikan pada Gubernur Kasim dan ditangguhkan. Ini sempat diprotes keluarga korban," jelas Maftuh dalam jumpa pers di Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta, Senin (24/3/2014).

Satinah divonis atas kasus perampokan dan pembunuhan pada 2006 lalu. Kemudian, pemerintah berupaya melakukan lobi ke keluarga korban. Di Saudi, terpidana bisa dibebaskan asalkan ada pengampunan dari keluarga atau ahli waris korban.

"Lalu dianjurkan berunding, ternyata setelah Seminggu berunding bersedia memaafkan dengan diyat 15 juta riyal. Gubernur mengatakan kok besar sekali jangan istighlal atau mengambil keuntungan lalu turun jadi 10 juta riyal," urai Maftuh.

Kemudian, pada 11 Juni 2011 kembali dibuka perundingan. Saat itu diterima Gubernur Riyadh dan sempat ditanya pembayaran diyat.

"Pemerintah hanya memberi perlindungan, kalau diyat itu urusan pribadi dan keluarga. Kami sampaikan sesuai anjuran Raja 500 ribu Riyal. Lalu bertemu keluarga. Oleh kebijaksanaan gubernur disuruh direndahkan sampai akhirnya pada Desember 2011 turun lagi mereka jadi 7 juta riyal, kami naik dari 500 ribu riyal jadi 4 juta riyal," urai dia.

Kesepakatan belum juga terapai. Maftuh terus berupaya melakukan lobi. Pada 14 Juni 2013 dia kembali ke Jeddah menemui kawannya, dan kemudian bertemu gubernur dan tokoh-tokoh di Saudi.

"Akhirnya kami dipertemukan keluarga korban, awalnya mereka masih sangar kurang ramah. Akhirnya setelah lama-lama mereka ramah juga. Yang kita berat itu tetangga-tetangg mereka manas-manasi," jelasnya.

"Kami atas usaha Dubes kita mendapat lawyer yang sangat baik dan sangat kooperatif. Jadi moratorium itu berpengaruh dan membantu kita untuk berhubungan dengan keluarga korban," tutup Maftuh.

Jadi Tersangka Pembakaran Lahan, PT NSP 'Protes' Pemanggilan Karyawan

Pekanbaru - PT National Sago Prima di bawah naungan PT Sampoerna Agro Tbk mendatangi Polda Riau terkait status tersangka dalam kasus kebakaran lahan di Riau. Mereka protes pemanggilan karyawan.

"Klien kami baru dalam proses penyelidikan. Itu klarifikasi yang kami dapatkan dari pihak penyidik," kata OC Kaligis, pengacara PT NSP, usai memberikan klarifikasi ke Dit Reskrimsus Polda Riau, Senin (24/3/2014).

OC Kaligis menjelaskan, bahwa pembukaan lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) sagu, pihak perusahaan memperkerjakan ke kontraktor untuk land clearing. Di mana antara kontraktor dan pihak PT NSP ada perjanjian pekerjaan land clearing tanpa melakukan pembakaran.

"Untuk melindungi areal usaha, ketika terjadi kebakaran yang asalnya dari perkebunan rakyat. Klien kami ikut aktif membantu daerah atau birokrasi setempat untuk memadamkan kebakaran tersebut," kata OC Kaligis.

Masih menurut OC Kaligis, akibat kebakaran tersebut akhirnya merembet membakar 4 unit alat berat perusahaan yang mengalami kerugian RP 4 miliar. Selain itu mengalami kerugian dari terbakarnya HTI sagu senilai Rp 15 miliar.

Pihak kuasa hukum juga keberatan atas pemanggilan sejumlah pegawai perusahaan sebagai saksi untuk diperiksa. Menurut OC Kaligis, mereka yang diperiksa tidak tahu apa-apa mengenai kebakaran hutan yang terjadi.

"Karena dari segi hukum peristiwa kebakaran bukan disebabkan oleh PT National Sago Prima. Klien kami banyak mengelami kerugian terkait tuduhan tersebut," kata OC Kaligis.

Buka Pintu Koalisi dengan Partai Islam, PDIP Cari Cawapres Jokowi?

Jakarta - Wakil Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menyatakan PDIP telah membuka diri dengan partai-partai Islam. Namun belum tentu koalisi itu mengarah ke pencarian cawapres untuk Joko Widodo.

Hasto mengatakan, keputusan soal cawapres Jokowi akan ditentukan partainya setelah melihat hasil Pileg 2014. 

"Basisnya (cawapres) adalah hasil Pileg," ucap Hasto saat dihubungi, Senin (24/3/2014).

Dia mengatakan PDIP tak ingin mempersempit kriteria cawapres yang kini diincar, termasuk soal kriteria latar belakang partai Islam. Tak peduli latar belakangnya, asal sesuai dengan Pancasila dan mau bekerja untuk rakyat, maka tokoh tersebut bisa saja menjadi cawapres Jokowi.

"Kalau bicara capres-cawapres, kita di luar identitas itu (partai Islam atau nasionalis), Jawa-luar Jawa, sipil-militer, dan sebagainya," tutur Hasto.

Namun, kata Hasto, kalaupun tak membahas cawapres, koalisi dengan partai Islam bisa berlanjut di sektor lain. "Tentu saja konfigurasi kerja sama akan terbentuk," tutur Hasto.

Sunday, March 23, 2014

Phablet 6,3 Inci Motorola Hadir di Q3 2014?

Smartphone Motorola, Moto X (Foto: Reuters)














 Pasca membeli Motorola Mobility, Lenovo dilaporkan tidak akan mengubah jadwal perilisan produk di 2014 dan 2015. Salah satunya phablet (phone dan tablet) Motorola yang dikabarkan akan segera memeriahkan pasar perangkat mobile dunia.

Menurut sumber yang dikutip Phone Arena, Minggu (23/3/2014), Motorola akan meluncurkan phablet pada kuartal tiga (Q3) tahun ini. Laporan mengenai phablet Motorola sebenarnya telah beredar sejak kuartal empat tahun lalu.

Saat itu perangkat ini dikenal dengan nama Xplay dan memiliki layar 6,3 inci. Selain itu phablet Motorola ini juga disebut menjadi kompetitor utama Xperia Z Ultra Sony yang memiliki layar 6,4 inci. Phablet 6,3 inci Motorola ini dikenal dengan nama Xplay.

Mengingat Lenovo dikabarkan tidak akan mengubah jadwal rilis Motorola 2014-2015, maka phablet ini diperkirakan masih 'hidup'.

Motorola sendiri belum pernah meluncurkan phablet. Sayangnya tidak ada rincian informasi lain mengenai produk ini, termasuk speifikasi dan harga.

Pebble Jual 400 Ribu Unit Smartwatch di 2013

Smartwatch Pebble (Foto: Pebble)














Pebble membuktikan performanya di pasar smartwatch. Perusahaan berhasil menjual 400 ribu unit smartwacth pada tahun lalu.

Menyusul hasil penjualan pada 2013, Pebble menargetkan pendapatan pada tahun ini akan tumbuh dua kali lipat. Petinggi di Pabble pun tampak sangat percaya diri dengan peluang perusahaan di pasar wearable, meski para kompetitor terus berdatangan.

Awal pekan ini, misalnya, Google meluncurkan Android Wear yaitu sistem operasi (OS) Android untuk smartwatch dan perangkat wearable lainnya. Apple juga dikabarkan sedang menyiapkan iWatch.

"Ketika kami mulai mengerjakan wearable enam tahun lalu, ada beberapa pemain di ruang yang sama dan banyak orang yang ragu,"ungkap CEO Pebble, Eric Migicovsky, seperti dilansir Mashable, Minggu (24/3/2014).

"Kini sangat menarik melihat pasar ini tumbuh dengan cepat, sehingga bisa membuat penggunaan yang lebih menarik dan kita semua terus fokus menciptakan pengalaman pengguna terbaik yang kita bisa," sambungnya.

Ia juga mengklaim tidak khawatir dengan semakin banyaknya kompetitor di pasar smartwatch. Sebaliknya, Migicovsky ingin Pebble terus membuat produk yang lebih baik.

Migicovsky berharap Pebble menjadi lebih dari sekedar aksesoris digital, yaitu saat jam bisa menjadi pusat kontrol untuk beberapa perangkat pengguna yang lain seperti mobil, barang-barang di rumah, dan di badan.

Inovasi-inovasi yang nanti dilakukan Pebble pun bukan tanpa tujuan. "Jika pihak lain bersaing dengan kami, mereka akan melakukannya dengan istilah kami," ungkapnya.

Pos Polisi Lalu Lintas di Makassar Dibakar

MAKASSAR - Sebuah pos polisi lalu lintas (lantas) di depan Pasar Terong, Jalan Mesjid Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, dibakar oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi Minggu (23/3/2014) sekira pukul 01.50 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Beruntung, saat pembakaran pos lantas tidak ada seorang pun petugas yang jaga.

Seorang saksi mata, Indra, mengatakan, ada dua pelaku yang datang menggunakan sepeda motor.

Indra mengaku mendengar suara letusan di pos tersebut. Saat dilihat dua orang yang berbondengan sepeda motor itu melarikan diri.

“Tidak lama setelah kejadian, aparat Polsek Bontoala tiba dan memadamkan api dengan air,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian yang berwenang.